Online Instagram Image and Video Viewer/Downloader

Instagram Web Viewer. The best way to explore Instagram content on the web


Hashtag #pemkottanggerang Instagram pemkottanggerang hashtag, #pemkottanggerang meaning pemkottanggerang photos

pemkottanggerang Senin (16/9), Kepala KPKNL Tangerang II mendampingi Kepala Kanwil DJKN Banten melaksanakan  kunjungan ke Pemerintah Kota Tangerang, dan diterima oleh Walikota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah.

Dalam kunjungan tersebut, dibahas hal-hal terkait pengelolaan Barang Milik Daerah Pemerintah Kota Tangerang dan BMN - Aset Bekas Milik Asing / Cina (ABMA/T) yang berada di kota Tangerang.

Sinergi antara KPKNL Tangerang II dengan Pemerintah Kota Tangerang telah terjalin lama dalam hal penghapusan Barang Milik Daerah melalui mekanisme Lelang. 
Diharapkan kedepan koordinasi Pemerintah Kota Tangerang dan KPKNL Tangerang II akan terjalin semakin baik.

#ditjenkn #kanwildjknbanten #kpknl_tangerang2 #pemkottanggerang #sinergi

Senin (16/9), Kepala KPKNL Tangerang II mendampingi Kepala Kanwil DJKN Banten melaksanakan kunjungan ke Pemerintah Kota Tangerang, dan diterima oleh Walikota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah. Dalam kunjungan tersebut, dibahas hal-hal terkait pengelolaan Barang Milik Daerah Pemerintah Kota Tangerang dan BMN - Aset Bekas Milik Asing / Cina (ABMA/T) yang berada di kota Tangerang. Sinergi antara KPKNL Tangerang II dengan Pemerintah Kota Tangerang telah terjalin lama dalam hal penghapusan Barang Milik Daerah melalui mekanisme Lelang. Diharapkan kedepan koordinasi Pemerintah Kota Tangerang dan KPKNL Tangerang II akan terjalin semakin baik. #ditjenkn #kanwildjknbanten #kpknl_tangerang2 #pemkottanggerang #sinergi

0
9/16/2019
50
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.

_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

Cr : @warung_jurnalis
@mari._berdakwah
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. Cr : @warung_jurnalis @mari._berdakwah #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

0
9/2/2019
6
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.

_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
.
Cr : @warung_jurnalis
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. . Cr : @warung_jurnalis #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

1
8/31/2019
50
pemkottanggerang Hem, ku tak mampu lagi tuk berkata katah.. 😆
.
Semoga kelestarianmu terjaga, 
Semoga "paru paru dunia" tidak tinggal nama di buku sejarah.
.
.
.
Sc gambar dari twitter (hanya ilustrasi jangan baper)
.repost @mdplnusantara .
#gunungid 
#kaospetualang 
FOLLOW @gunung.id
🔥👕@kaospetualang .

#mdplnusantara #ibukota #orangkota #mamakota #polusi #kaltim #matilampu #jakpus #listrikpadam #jaktim #kaltara #polusijakarta #tahukahkamu #beritaunik #ramahlingkungan #penemuan #solusikesehatan #dehidrasi #hutan #oksigen #pengetahuan #pemkottanggerang #testimonifontaine #warungjurnalis #teknologimodern #pnsinspiratif2019 #hydrogenfontaine #inhalasi

Hem, ku tak mampu lagi tuk berkata katah.. 😆 . Semoga kelestarianmu terjaga, Semoga "paru paru dunia" tidak tinggal nama di buku sejarah. . . . Sc gambar dari twitter (hanya ilustrasi jangan baper) .repost @mdplnusantara . #gunungid #kaospetualang FOLLOW @gunung.id 🔥👕@kaospetualang . #mdplnusantara #ibukota #orangkota #mamakota #polusi #kaltim #matilampu #jakpus #listrikpadam #jaktim #kaltara #polusijakarta #tahukahkamu #beritaunik #ramahlingkungan #penemuan #solusikesehatan #dehidrasi #hutan #oksigen #pengetahuan #pemkottanggerang #testimonifontaine #warungjurnalis #teknologimodern #pnsinspiratif2019 #hydrogenfontaine #inhalasi

1
8/30/2019
155
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
_
Follow Akun Backup @infonetizen.id
.
☑@porosgaut
🎥@qaraocom
🎬 @net2netcomm
_
#pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang 
#sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas
#jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol
#cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm #qaraocomm
#porosgarut #warungjurnalis #bandu

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ Follow Akun Backup @infonetizen.id . ☑@porosgaut 🎥@qaraocom 🎬 @net2netcomm _ #pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm #qaraocomm #porosgarut #warungjurnalis #bandu

2
8/29/2019
64
pemkottanggerang 😭😭😭
.
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans.
.
Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas.
.
Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
_
Follow Akun Backup @pemudazamannow_id
.
☑@porosgaut
🎥@qaraocom
🎬 @net2netcomm
_
.
.
.

#pemudazamannowid #alfatihstyle#pemkottanggerang 
#sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas
#jenazahdigendong #tenggelam#puskesmascikokol
#cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone#tvonenews #mrivky #net2netcomm
#fromhijrah_todakwah 
#u

😭😭😭 . AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. . Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. . Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ Follow Akun Backup @pemudazamannow_id . ☑@porosgaut 🎥@qaraocom 🎬 @net2netcomm _ . . . #pemudazamannowid #alfatihstyle#pemkottanggerang  #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam#puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone#tvonenews #mrivky #net2netcomm #fromhijrah_todakwah  #u

0
8/26/2019
17
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
_
Follow Akun Backup @pemudazamannow_id
.
☑@porosgaut
🎥@qaraocom
🎬 @net2netcomm
_
#pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang 
#sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas
#jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol
#cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm #qaraocomm
#porosgarut #warungjurnalis #bandungta

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ Follow Akun Backup @pemudazamannow_id . ☑@porosgaut 🎥@qaraocom 🎬 @net2netcomm _ #pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm #qaraocomm #porosgarut #warungjurnalis #bandungta

17
8/26/2019
495
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. Artikel Okezone

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. Artikel Okezone _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

6
8/26/2019
313
pemkottanggerang - 😭😭😭
.
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans.
.
 Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas.
.
 Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
_
Follow Akun Backup @pemudazamannow_id
.
☑@porosgaut
🎥@qaraocom
🎬 @net2netcomm
_
.
.
.

#pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang 
#sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas
#jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol
#cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm
#fromhijrah_todakwah 
#u - #regrann

- 😭😭😭 . AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. . Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. . Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ Follow Akun Backup @pemudazamannow_id . ☑@porosgaut 🎥@qaraocom 🎬 @net2netcomm _ . . . #pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm #fromhijrah_todakwah #u - #regrann

1
8/26/2019
16
pemkottanggerang ・・・
Bukan di Bekasi. Dan berharap tidak akan terjadi di Bekasi. Tapi ini jadi perhatian semua orang.-
--
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.-
_
Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.-
--
Source: @warung_jurnalis  _
#betawiberbudaye
#betawians
#pemkottanggerang 
#tanggerang
#puskesmascikokol #bekasi24jam
#pemuda_cyberarmy

・・・ Bukan di Bekasi. Dan berharap tidak akan terjadi di Bekasi. Tapi ini jadi perhatian semua orang.- -- AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.- _ Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.- -- Source: @warung_jurnalis _ #betawiberbudaye #betawians #pemkottanggerang #tanggerang #puskesmascikokol #bekasi24jam #pemuda_cyberarmy

1
8/25/2019
49
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcommvideo
.
@adam_cetta_1

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcommvideo . @adam_cetta_1

3
8/25/2019
46
pemkottanggerang 😭😭😭
.
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans.
.
 Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas.
.
 Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
_
Follow Akun Backup @pemudazamannow_id
.
☑@porosgaut
🎥@qaraocom
🎬 @net2netcomm
_
.
.
.

#pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang 
#sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas
#jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol
#cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm
#fromhijrah_todakwah 
#u

😭😭😭 . AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. . Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. . Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ Follow Akun Backup @pemudazamannow_id . ☑@porosgaut 🎥@qaraocom 🎬 @net2netcomm _ . . . #pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm #fromhijrah_todakwah #u

3
8/25/2019
68
pemkottanggerang . AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans.
.
 Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas.
.
 Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
_
Follow Akun Backup @pemudazamannow_id
.
☑@porosgaut
🎥@qaraocom
🎬 @net2netcomm
_
.
.
.

#pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang 
#sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas
#jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol
#cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm
#fromhijrah_todakwah 
#ukhtysholehahid

. AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. . Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. . Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ Follow Akun Backup @pemudazamannow_id . ☑@porosgaut 🎥@qaraocom 🎬 @net2netcomm _ . . . #pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm #fromhijrah_todakwah #ukhtysholehahid

0
8/25/2019
26
pemkottanggerang #Repost @jadetabek.info 
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#net2netcomm
#jadetabekinfo

#indonesia #indosiar #insqtagram #instalike #instagood #mengapa #coverindonesia #covermusic #laguhits #lagugalau #musisiindo#music #musisijalanan #

#Repost @jadetabek.info  AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang  #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam  #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan  #warungjurnalis  #tvone #net2netcomm #jadetabekinfo #indonesia #indosiar #insqtagram #instalike #instagood #mengapa #coverindonesia #covermusic #laguhits #lagugalau #musisiindo#music #musisijalanan #

1
8/25/2019
2
pemkottanggerang ・・・
Bukan di Bekasi. Dan berharap tidak akan terjadi di Bekasi. Tapi ini jadi perhatian semua orang.-
--
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.-
_
Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.-
--
Source: @warung_jurnalis  _
#betawiberbudaye
#betawians
#pemkottanggerang 
#tanggerang
#puskesmascikokol #bekasi24jam

・・・ Bukan di Bekasi. Dan berharap tidak akan terjadi di Bekasi. Tapi ini jadi perhatian semua orang.- -- AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.- _ Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.- -- Source: @warung_jurnalis _ #betawiberbudaye #betawians #pemkottanggerang #tanggerang #puskesmascikokol #bekasi24jam

51
8/25/2019
1091
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

Credit : Warung_jurnalis
_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. Credit : Warung_jurnalis _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

0
8/25/2019
6
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
#fakta
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
#BREAKINGNEWS
_
_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#tvonenews
#newsone
#net2netcomm
#qaraocomm
#elshinta
#kemenkes

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share #fakta _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. #BREAKINGNEWS _ _ #pemkottanggerang  #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam  #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan  #warungjurnalis  #tvone #tvonenews #newsone #net2netcomm #qaraocomm #elshinta #kemenkes

0
8/25/2019
14
pemkottanggerang Credit to from @kabar_akhirzaman (@get_regrann) -  AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.

_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm - #regrann

Credit to from @kabar_akhirzaman (@get_regrann) - AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm - #regrann

6
8/25/2019
109
pemkottanggerang VIDEO AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
Via @warung_jurnalis

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm #indoberitanews #indberitanews

VIDEO AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. Via @warung_jurnalis _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm #indoberitanews #indberitanews

0
8/25/2019
10
pemkottanggerang #Repost @kabar_akhirzaman
• • • • • •
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.

_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

#Repost @kabar_akhirzaman • • • • • • AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

0
8/25/2019
2
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#net2netcomm
#berbaiinfo_info 
#jadetabekinfo 
#bukantukangsampah
#rachmatkeagungan

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #net2netcomm #berbaiinfo_info #jadetabekinfo #bukantukangsampah #rachmatkeagungan

1
8/25/2019
17
pemkottanggerang #Repost @warung_jurnalis
• • • • •
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

#Repost @warung_jurnalis • • • • • AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang  #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam  #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan  #warungjurnalis  #net2netcomm

0
8/25/2019
5
pemkottanggerang #AdalahInfo

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

QARAO.com, Tangerang - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.
.

Baca selengkapnya di https://qarao.com/ditolak-ambulans-di-tangerang-ayah-gendong-jenazah-anak-korban-tenggelam-hingga-rumah-duka.

Info: @qaraocom

@net2netcomm @qaraocom @ariefwismansyah @pemprov_banten @wh_wahidinhalim @wahidin.halim 
_

Sumber from @adalahkabbandung ➖➖➖➖➖➖➖
Like ❤ Silahkan Share 🔄 Tag Sahabatmu👤
➖➖➖➖➖➖➖
Follow :
@kabar_bandungraya ✔
@kabar_bandungraya ✔
@kabar_bandungraya ✔
➖➖➖➖➖➖➖
.
.
Punya info ??? jangan lupa kirim dan tag kami yaa 😊😊😊😊
➖➖➖➖➖➖➖
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#net2netcom
#qaraocom - #regrann

#AdalahInfo Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka QARAO.com, Tangerang - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. . Baca selengkapnya di https://qarao.com/ditolak-ambulans-di-tangerang-ayah-gendong-jenazah-anak-korban-tenggelam-hingga-rumah-duka. Info: @qaraocom @net2netcomm @qaraocom @ariefwismansyah @pemprov_banten @wh_wahidinhalim @wahidin.halim _ Sumber from @adalahkabbandung ➖➖➖➖➖➖➖ Like ❤ Silahkan Share 🔄 Tag Sahabatmu👤 ➖➖➖➖➖➖➖ Follow : @kabar_bandungraya@kabar_bandungraya@kabar_bandungraya ✔ ➖➖➖➖➖➖➖ . . Punya info ??? jangan lupa kirim dan tag kami yaa 😊😊😊😊 ➖➖➖➖➖➖➖ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #net2netcom #qaraocom - #regrann

65
8/25/2019
429
pemkottanggerang Peraturan ALLAH saja bisa dilanggar demi sesuatu yang mudorot, Kenapa SOP tidak bisa dilanggar demi membantu sesama. Karena SOP hanyalah peraturan manusia yang bisa dilanggar dalam keadaan tertentu. TERIMAKASIH UNTUK IBU YANG MEMILIKI MOBIL FREED SUDAH MAU MEMBANTU UNTUK MEMBAWA JENAZAH. 
#Repost @qaraocom
• • • • • •
Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

QARAO.com, Tangerang - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.
.

Baca selengkapnya di https://qarao.com/ditolak-ambulans-di-tangerang-ayah-gendong-jenazah-anak-korban-tenggelam-hingga-rumah-duka .

Video selengkapnya di https://youtu.be/e1Qojdrjrao .

@net2netcomm @qaraocom @ariefwismansyah @pemprov_banten @wh_wahidinhalim @wahidin.halim 
_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#net2netcomm
#qaraocom

Peraturan ALLAH saja bisa dilanggar demi sesuatu yang mudorot, Kenapa SOP tidak bisa dilanggar demi membantu sesama. Karena SOP hanyalah peraturan manusia yang bisa dilanggar dalam keadaan tertentu. TERIMAKASIH UNTUK IBU YANG MEMILIKI MOBIL FREED SUDAH MAU MEMBANTU UNTUK MEMBAWA JENAZAH. #Repost @qaraocom • • • • • • Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka QARAO.com, Tangerang - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. . Baca selengkapnya di https://qarao.com/ditolak-ambulans-di-tangerang-ayah-gendong-jenazah-anak-korban-tenggelam-hingga-rumah-duka . Video selengkapnya di https://youtu.be/e1Qojdrjrao . @net2netcomm @qaraocom @ariefwismansyah @pemprov_banten @wh_wahidinhalim @wahidin.halim _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #net2netcomm #qaraocom

2
8/25/2019
14
pemkottanggerang -  AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
.
Yang di video adalah pamannya 😊.
Kami hanya menyesuaikan berita
m.tribunnews.com
.
#viralkan___bantu_share
_
newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
.

#pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang
#ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam  #puskesmascikokol #cikokol
#kecelakaaan  #warungjurnalis  #net2netcomm - #regrann

- AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. . Yang di video adalah pamannya 😊. Kami hanya menyesuaikan berita m.tribunnews.com . #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. . #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm - #regrann

0
8/25/2019
9
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
_
#pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang 
#sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #tiktok
#kpop #hijab #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol
#cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm #qaraocomm
#porosgarut #warungjurnalis #bandungtalk #infiafact
#faktainfo #infojawab#viral

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #tiktok #kpop #hijab #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm #qaraocomm #porosgarut #warungjurnalis #bandungtalk #infiafact #faktainfo #infojawab#viral

0
8/25/2019
22
pemkottanggerang Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

QARAO.com, Tangerang - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.
.

Baca selengkapnya di https://qarao.com/ditolak-ambulans-di-tangerang-ayah-gendong-jenazah-anak-korban-tenggelam-hingga-rumah-duka .

Video selengkapnya di https://youtu.be/e1Qojdrjrao .

Sumber video @net2netcomm @qaraocom 
#seputarokuselatan 
#baturaja #ayahbawajenazahanaknya #jenazahditolakrumahsakit #pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#net2netcomm
#qaraocom

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka QARAO.com, Tangerang - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. . Baca selengkapnya di https://qarao.com/ditolak-ambulans-di-tangerang-ayah-gendong-jenazah-anak-korban-tenggelam-hingga-rumah-duka . Video selengkapnya di https://youtu.be/e1Qojdrjrao . Sumber video @net2netcomm @qaraocom #seputarokuselatan #baturaja #ayahbawajenazahanaknya #jenazahditolakrumahsakit #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #net2netcomm #qaraocom

0
8/25/2019
10
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
_
☑@porosgaut
🎥@qaraocom
🎬 @net2netcomm
_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#tvonenews
#newsone
#net2netcomm
#qaraocomm
#porosgarut
#warungjurnalis
#bandungtalk
#infiafact
#faktainfo
#infojawabarat

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ ☑@porosgaut 🎥@qaraocom 🎬 @net2netcomm _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #newsone #net2netcomm #qaraocomm #porosgarut #warungjurnalis #bandungtalk #infiafact #faktainfo #infojawabarat

0
8/25/2019
26
pemkottanggerang Bukan di cikarang. Dan berharap tidak akan terjadi di Cikarang. Tapi ini jadi perhatian semua orang.-
--
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.-
_
Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.-
--
Source: @warung_jurnalis  _
#pemkottanggerang 
#tanggerang
#puskesmascikokol #cikaranginfo

Bukan di cikarang. Dan berharap tidak akan terjadi di Cikarang. Tapi ini jadi perhatian semua orang.- -- AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.- _ Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.- -- Source: @warung_jurnalis _ #pemkottanggerang #tanggerang #puskesmascikokol #cikaranginfo

3
8/25/2019
22
pemkottanggerang ° AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_
newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
.
@warung_jurnalis
.
#pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang
#ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam  #puskesmascikokol #cikokol
#kecelakaaan  #warungjurnalis  #net2netcomm

° AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. . @warung_jurnalis . #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

19
8/25/2019
587
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

0
8/25/2019
31
pemkottanggerang Reposted from @mrivky_ (@get_regrann) -  AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
_
Follow Akun Backup @pemudazamannow_id
.
☑@porosgaut
🎥@qaraocom
🎬 @net2netcomm
_
#pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang 
#sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas
#jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol
#cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm #qaraocomm
#porosgarut #warungjurnalis #bandungtal

Reposted from @mrivky_ (@get_regrann) - AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ Follow Akun Backup @pemudazamannow_id . ☑@porosgaut 🎥@qaraocom 🎬 @net2netcomm _ #pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm #qaraocomm #porosgarut #warungjurnalis #bandungtal

1
8/25/2019
24
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm
#tawananid #urangdb

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm #tawananid #urangdb

0
8/25/2019
9
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
.
.
Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.
.
.
Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.
.
.
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang.
.
.
Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.
.
.
Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.
.
.
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.
.
.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas.
.
.
Cc. Isty maulidya
.
.
informasi lain klik https://www.wjtoday.com/.
.
.
#wjtoday #wjtodaycom #jabarjuaralahirbathin  #pempropjabar #pempropbanten #Indonesia #jabarjuara#74thnjabar #74thnIndonesia #74tahunRI #jabarjuara  #beritaterkini  #beritaviral #infojabar #puskemas #news#pemkottanggerang 
#jenazahdigendong
#tenggelam #puskesmascikokol

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. . . Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. . . Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. . . Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang. . . Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. . . Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. . . Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. . . Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. . . Cc. Isty maulidya . . informasi lain klik https://www.wjtoday.com/. . . #wjtoday #wjtodaycom #jabarjuaralahirbathin #pempropjabar #pempropbanten #Indonesia #jabarjuara#74thnjabar #74thnIndonesia #74tahunRI #jabarjuara #beritaterkini #beritaviral #infojabar #puskemas #news#pemkottanggerang #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol

0
8/25/2019
23
pemkottanggerang #Repost @warung_jurnalis (@get_repost)
・・・
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

#Repost @warung_jurnalis (@get_repost) ・・・ AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

0
8/25/2019
1
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
_
☑@porosgaut
🎥@qaraocom
🎬 @net2netcomm
_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#pist3l
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#tvonenews
#newsone
#net2netcomm
#qaraocomm
#porosgarut
#warungjurnalis
#bandungtalk
#infiafact
#faktainfo
#infojawabarat

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ ☑@porosgaut 🎥@qaraocom 🎬 @net2netcomm _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #pist3l #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #newsone #net2netcomm #qaraocomm #porosgarut #warungjurnalis #bandungtalk #infiafact #faktainfo #infojawabarat

1
8/25/2019
24
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.

_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

15
8/25/2019
445
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.

_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

Yuk support media @dakwahmobile dengan share dan save postingan-postingan kami.
Posted by : @dakwahmobile ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Tap ♥️, share, mention temanmu & komentar positif. #dakwahmobile 
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. Yuk support media @dakwahmobile dengan share dan save postingan-postingan kami. Posted by : @dakwahmobile ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Tap ♥️, share, mention temanmu & komentar positif. #dakwahmobile #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

5
8/25/2019
121
pemkottanggerang #Repost @pemudapemudi_muslim
• • • • • •
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
#fakta
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
#BREAKINGNEWS
_
_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#tvonenews
#newsone
#net2netcomm
#qaraocomm
#elshinta
#kemenkes

#Repost @pemudapemudi_muslim • • • • • • AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share #fakta _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. #BREAKINGNEWS _ _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #newsone #net2netcomm #qaraocomm #elshinta #kemenkes

1
8/25/2019
17
pemkottanggerang Follow @viral_24jam 
#Repost @warung_jurnalis
• • • • •
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

Follow @viral_24jam #Repost @warung_jurnalis • • • • • AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

84
8/25/2019
1913
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.

_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

2
8/25/2019
24
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
.
➖➖➖➖➖➖➖➖
Repost @warung_jurnalis
.
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan
#kotatangerang #pinrang_info #viralindonesia #viral #viralindo

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. . ➖➖➖➖➖➖➖➖ Repost @warung_jurnalis . #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #kotatangerang #pinrang_info #viralindonesia #viral #viralindo

0
8/25/2019
3
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
_
Follow Akun Backup @pemudazamannow_id
.
☑@porosgaut
🎥@qaraocom
🎬 @net2netcomm
_
#pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang 
#sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas
#jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol
#cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm #qaraocomm
#porosgarut #warungjurnalis #bandungtalk #infiafact
#faktainfo #infojawabarat

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ Follow Akun Backup @pemudazamannow_id . ☑@porosgaut 🎥@qaraocom 🎬 @net2netcomm _ #pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #mrivky #net2netcomm #qaraocomm #porosgarut #warungjurnalis #bandungtalk #infiafact #faktainfo #infojawabarat

446
8/25/2019
3614
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
_
Follow Akun Backup @pemudazamannow_id
.
☑@porosgaut
🎥@qaraocom
🎬 @net2netcomm
_
#pemudazamannowid
#alfatihstyle #pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#tvonenews
#newsone
#net2netcomm
#qaraocomm
#porosgarut
#warungjurnalis
#bandungtalk
#infiafact
#faktainfo
#infojawabarat

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ Follow Akun Backup @pemudazamannow_id . ☑@porosgaut 🎥@qaraocom 🎬 @net2netcomm _ #pemudazamannowid #alfatihstyle #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #newsone #net2netcomm #qaraocomm #porosgarut #warungjurnalis #bandungtalk #infiafact #faktainfo #infojawabarat

23
8/25/2019
608
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

1
8/25/2019
8
pemkottanggerang Seorang ayah TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

Seorang ayah TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

3
8/25/2019
5
pemkottanggerang #Repost by @warung_jurnalis  AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

#Repost by @warung_jurnalis AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

1
8/25/2019
6
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.

_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm

447
8/25/2019
8486
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. 
Mas @banyunugra bantu viralin ya mas di @viralbanget_kompastv
_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#kabarnetizen 
#viralindonesia 
#viralbanget 
#anakhits 
#anakhitskekinian

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Mas @banyunugra bantu viralin ya mas di @viralbanget_kompastv _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #kabarnetizen #viralindonesia #viralbanget #anakhits #anakhitskekinian

8
8/25/2019
122
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

#pemkottanggerang 
#sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol
#cikokol #kecelakaanmaut #warungjurnalis 
#net2netcomm #mediawawasan #wargapadang

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaanmaut #warungjurnalis #net2netcomm #mediawawasan #wargapadang

0
8/24/2019
26
pemkottanggerang #Repost @adalahkabbandung
• • • • •
#AdalahInfo

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

QARAO.com, Tangerang - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.
.

Baca selengkapnya di https://qarao.com/ditolak-ambulans-di-tangerang-ayah-gendong-jenazah-anak-korban-tenggelam-hingga-rumah-duka.

Info: @qaraocom

@net2netcomm @qaraocom @ariefwismansyah @pemprov_banten @wh_wahidinhalim @wahidin.halim 
_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#net2netcom
#qaraocom

#Repost @adalahkabbandung • • • • • #AdalahInfo Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka QARAO.com, Tangerang - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. . Baca selengkapnya di https://qarao.com/ditolak-ambulans-di-tangerang-ayah-gendong-jenazah-anak-korban-tenggelam-hingga-rumah-duka. Info: @qaraocom @net2netcomm @qaraocom @ariefwismansyah @pemprov_banten @wh_wahidinhalim @wahidin.halim _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #net2netcom #qaraocom

11
8/24/2019
348
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

Via: @warungjurnalis

#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm#mediawawasan

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. Via: @warungjurnalis #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm#mediawawasan

1
8/24/2019
9
pemkottanggerang .
YA ALLAH....😢😢😢😢
.
#from @zuhayra.syam .
SEORANG AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH PUTRNYA  HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
.
#Viralkan___bantu_share
.
Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB
.
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
.
.
.
.
Follow
@zuhayra.syam
@kabar.muslim
@info.muslim
.
.
.
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm #kabarmuslim #darahmuslim #pejuangsyam #zuhayrasyam
#v3_vale 
#KamiOposisi 
#85JutaRakyatTolakJokowi

. YA ALLAH....😢😢😢😢 . #from @zuhayra.syam . SEORANG AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH PUTRNYA HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. . #Viralkan___bantu_share . Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB . _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. . . . . Follow @zuhayra.syam @kabar.muslim @info.muslim . . . #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm #kabarmuslim #darahmuslim #pejuangsyam #zuhayrasyam #v3_vale #KamiOposisi #85JutaRakyatTolakJokowi

7
8/24/2019
54
pemkottanggerang #Repost @jadetabek.info 
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
#viralkan___bantu_share
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.

_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#net2netcomm
#jadetabekinfo

#Repost @jadetabek.info AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. #viralkan___bantu_share _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #net2netcomm #jadetabekinfo

45
8/24/2019
279
pemkottanggerang Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

QARAO.com, Tangerang - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.
.

Baca selengkapnya di https://qarao.com/ditolak-ambulans-di-tangerang-ayah-gendong-jenazah-anak-korban-tenggelam-hingga-rumah-duka .

Video selengkapnya di https://youtu.be/e1Qojdrjrao .

@net2netcomm @qaraocom @ariefwismansyah @pemprov_banten @wh_wahidinhalim @wahidin.halim 
_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#net2netcomm
#qaraocom

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka QARAO.com, Tangerang - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. . Baca selengkapnya di https://qarao.com/ditolak-ambulans-di-tangerang-ayah-gendong-jenazah-anak-korban-tenggelam-hingga-rumah-duka . Video selengkapnya di https://youtu.be/e1Qojdrjrao . @net2netcomm @qaraocom @ariefwismansyah @pemprov_banten @wh_wahidinhalim @wahidin.halim _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #net2netcomm #qaraocom

38
8/24/2019
1503
pemkottanggerang Bukan di Bekasi. Dan berharap tidak akan terjadi di Bekasi. Tapi ini jadi perhatian semua orang.-
--
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.-
_
Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.-
--
Source: @warung_jurnalis  _
#pemkottanggerang 
#tanggerang
#puskesmascikokol #bekasi24jam

Bukan di Bekasi. Dan berharap tidak akan terjadi di Bekasi. Tapi ini jadi perhatian semua orang.- -- AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.- _ Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.- -- Source: @warung_jurnalis _ #pemkottanggerang #tanggerang #puskesmascikokol #bekasi24jam

520
8/24/2019
4242
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
_
☑@porosgaut
🎥@qaraocom
🎬 @net2netcomm
_
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone
#tvonenews
#newsone
#net2netcomm
#qaraocomm
#porosgarut
#warungjurnalis
#bandungtalk
#infiafact
#faktainfo
#infojawabarat

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. _ ☑@porosgaut 🎥@qaraocom 🎬 @net2netcomm _ #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #tvonenews #newsone #net2netcomm #qaraocomm #porosgarut #warungjurnalis #bandungtalk #infiafact #faktainfo #infojawabarat

1
8/24/2019
30
pemkottanggerang AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG
_

Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.
_
#pemkottanggerang
#sudinkes
#infotanggerang
#ambulance
#puskesmas
#jenazahdigendong
#warungjurnalis
#tvone
#tvonenews
#news
#net2netcomm
#porosgarut
#warungjurnalis
#bandungtalk
#infiafact
#faktainfiniti
#infojawabarat #remajaislami
#mahasiswamuslim #rakyatkecil
@kemenkes_ri 
@jokowi 
@remajaislami @mahasiswamuslim #infodenpasar  #infojakarta #infomakassar #viralindonesia #viral #viralvidio

AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG _ Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. _ #pemkottanggerang #sudinkes #infotanggerang #ambulance #puskesmas #jenazahdigendong #warungjurnalis #tvone #tvonenews #news #net2netcomm #porosgarut #warungjurnalis #bandungtalk #infiafact #faktainfiniti #infojawabarat #remajaislami #mahasiswamuslim #rakyatkecil @kemenkes_ri @jokowi @remajaislami @mahasiswamuslim #infodenpasar #infojakarta #infomakassar #viralindonesia #viral #viralvidio

5
8/24/2019
52
pemkottanggerang 😭😭😭😭 Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

QARAO.com, Tangerang - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.
.

Baca selengkapnya di https://qarao.com/ditolak-ambulans-di-tangerang-ayah-gendong-jenazah-anak-korban-tenggelam-hingga-rumah-duka.

Info: @qaraocom

_
#Sharinghappinessorg
#sharinghappiness #BerbuatNyata #berbagibahagi #pemkottanggerang 
#sudinkes #tanggerang
#ambulans #puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam #puskesmascikokol
#cikokol #kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#tvone #net2netcom #qaraocom

😭😭😭😭 Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka QARAO.com, Tangerang - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. . Baca selengkapnya di https://qarao.com/ditolak-ambulans-di-tangerang-ayah-gendong-jenazah-anak-korban-tenggelam-hingga-rumah-duka. Info: @qaraocom _ #Sharinghappinessorg #sharinghappiness #BerbuatNyata #berbagibahagi #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #tvone #net2netcom #qaraocom

15
8/24/2019
114
pemkottanggerang DIMANA RASA KEMANUSIAAN?
.
.
AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.

newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB

Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka

Jurnalis - Isty Maulidya
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
@warung_jurnalis 
@jakartainformasi
_
#infociledug #dinkes #kemenkes #kemenkes_ri #jokowi #indonesia #hutri74 #indonesiamerdeka #dedycorbuzier #hitamputihtrans7 #wahidinhalim #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol

DIMANA RASA KEMANUSIAAN? . . AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. newsSabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB Ditolak Ambulans, Jenazah Korban Tenggelam di Tangerang Digendong hingga Rumah Duka Jurnalis - Isty Maulidya _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. @warung_jurnalis @jakartainformasi _ #infociledug #dinkes #kemenkes #kemenkes_ri #jokowi #indonesia #hutri74 #indonesiamerdeka #dedycorbuzier #hitamputihtrans7 #wahidinhalim #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol

2
8/24/2019
35
pemkottanggerang .
SEORANG AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH PUTRNYA  HUSEIN(8thn) , KARENA  PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG.
.
#Viralkan___bantu_share
.
Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB
.
_
TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang.

Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans.

_
Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang
_

Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi.

Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein.

_
Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban.
.
.
.
.
Follow
@zuhayra.syam
@kabar.muslim
@info.muslim
.
.
.
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis 
#net2netcomm #kabarmuslim #darahmuslim #pejuangsyam #zuhayrasyam

. SEORANG AYAH TERPAKSA GENDONG JENAZAH PUTRNYA HUSEIN(8thn) , KARENA PERMOHONAN MEMAKAI AMBULANS DI TOLAK OLEH PUSKESMAS CIKOKOL TANGGERANG. . #Viralkan___bantu_share . Sabtu 24 Agustus 2019 14:58 WIB . _ TANGERANG - Jenazah Muhammad Husein (8) terpaksa digendong ayahnya setelah Puskesmas Cikokol menolak mengantar jenazah menggunakan ambulans. Husein merupakan salah satu dari korban tenggelam di Sungai Cisadane pada Jumat 23 Agustus 2019, petang. Jasad Husein dibawa ke puskesmas Cikokol oleh keluarganya dengan maksud mengantar jenazah ke rumah duka di Kampung Kelapa Kota Tangerang menggunakan ambulans puskesmas. Sayangnya, pihak puskemas menolak melayani pengantaran jenazah menggunakan ambulans. _ Salah satu petugas puskesmas mengatakan bahwa penggunaan mobil ambulans hanya untuk mengangkut pasien sakit. Hal tersebut sudah menjadi standar operasi prosedur dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang _ Ini sudah menjadi SOP dari Dinas Kesehatan. Ambulans puskesmas hanya untuk mengangkut pasien" ujar Suryadi. Selama kurang lebih satu jam terlantar, ayah Husein terpaksa menggendong jenazah anaknya dan berjalan kaki. Hingga akhirnya seorang warga yang melihat kejadian tersebut memberikan tumpangan kepada keluarga Husein. _ Sebelumnya, Husein dan satu orang temannya tewas tenggelam di Sungai Cisadane saat sedang mandi. Husein saat itu bermaksud menolong temannya, Fitra (12) yang hanyut lebih dulu. Jasad Husein ditemukan lebih dulu, sementara jasad Fitra ditemukan sekitar pukul 11 malam tadi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apapun dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait standar operasi prosedur penggunaan ambulans puskesmas. Begitupun saat Okezone coba menguhubungi pihak terkait, masih belum ada jawaban. . . . . Follow @zuhayra.syam @kabar.muslim @info.muslim . . . #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis #net2netcomm #kabarmuslim #darahmuslim #pejuangsyam #zuhayrasyam

3
8/24/2019
22
pemkottanggerang • • • • • •
Takziah ke keluarga Almarhum ananda Husein Dan menyampaikan permohon maaf atas kekurangsigapan petugas puskesmas, saya juga memberikan teguran langsung Serta memerintahkan pembenahan pada SOP pelayanan di  Dinas Kesehatan terutama Puskesmas untuk mengedepankan hal-hal yang bersifat gawat darurat atas dasar kemanusiaan.
.
#Repost @ariefwismansyah
.
.
.
#martapuraupdate 
#tanggerang 
#viral #infotanggerang
#walikotatanggerang
#pemkottanggerang 
#sudinkes
#tanggerang
#ambulans
#puskesmas
#jenazahdigendong
#tenggelam 
#puskesmascikokol
#cikokol
#kecelakaaan 
#warungjurnalis

• • • • • • Takziah ke keluarga Almarhum ananda Husein Dan menyampaikan permohon maaf atas kekurangsigapan petugas puskesmas, saya juga memberikan teguran langsung Serta memerintahkan pembenahan pada SOP pelayanan di Dinas Kesehatan terutama Puskesmas untuk mengedepankan hal-hal yang bersifat gawat darurat atas dasar kemanusiaan. . #Repost @ariefwismansyah . . . #martapuraupdate #tanggerang #viral #infotanggerang #walikotatanggerang #pemkottanggerang #sudinkes #tanggerang #ambulans #puskesmas #jenazahdigendong #tenggelam #puskesmascikokol #cikokol #kecelakaaan #warungjurnalis

3
8/24/2019
151